[Review] Novel Trilogi Soekram – Sapardi Djoko Damono

Judul Novel: Trilogi Soekram
Penulis : Sapardi Djoko Damono
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Tahun terbit : Juni 2016
Cetakan: Keempat
Editor: Mirna Yulistianti
Desain sampul: Suprianto
Setter: Fitri Yuniar
Tebal : 359 hlm
ISBN : 978-602-03-1478-5
P_20181105_171751_1.jpg
Novel ini saya foto di jalan depan Giant Plaju, Palembang
Tulisan di cover belakang:
Saudara, saya Soekram, tokoh sebuah cerita yang ditulis oleh seorang pengarang. Ia seenaknya saja memberi saya nama Soekram, yang konon berasal dari bahasa asing yang artinya—ah, saya lupa. Tapi sudahlah. Apa pun nama saya, saya harus menerimanya, bukan? Pengarang itu sudah payah sekali kesehatannya, kalau tiba-tiba ia mati, dan cerita tentang saya belum selesai, bagaimana nasib saya – yang menjadi tokoh utama ceritanya? Saya tidak bisa ditinggalkannya begitu saja, bukan? Saya mohon Saudara berbuat sesuatu.
.
Trilogi Soekram karya Sapardi Djoko Damono berkisah tentang tokoh Soekram yang tiba-tiba loncat keluar dari cerita dan menggugat sang pengarang. Mengapa ia tak selesai ditulis. Mengapa ia tak bisa menentukan jalan ceritanya sendiri. Mengapa ia tak bisa menjadi pengarang. Mengapa kisah cintanya disusun dengan rumit. Antara Soekram dan Ida, Soekram dan Rosa, Soekram dan istrinya (tentu saja). Sejumlah pertanyaan itu membungkus kisah Soekram yang mengambil latar di kampus, rumah tangga, dan peristiwa huru-hara Mei 98. Novel karta penyair besar Indonesia ini menunjukkan hubungan paling kompleks sekaligus paling sejati antara pengarang dan tokoh di dalam tulisannya.
.
Kutipan favorit dalam novel:
“Kemerdekaan adalah laut semua suara
Datanglah kepadanya… ” (Halaman 124)
.
Ulasan singkat dari saya:
“Pengarang Belum Mati, Pengarang Sudah Mati dan Pengarang Tak Pernah Mati. Trilogo ini rumit, penuh dengan letupan-letupan dan juga abstrak. Menghadirkan sudut pandang dan pencerita di luar kelaziman sudut pandang dalam karya sastra. Ada dua dimensi yang dihadirkan yakni dunia rekaan dan dunia nyata dalam cerita. Oh iya, fakta bahwa tokoh utama dapat menggugat pengarang yang menciptakannya adalah hal yang sangat menarik dan baru bagi saya.”
.
Rate: 8 / 10

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s